BUMPER : KABAR SRIWIJAYA MALAM ( SRIWIJAYA TV )
Profesional video editor, animation dan graphic design. Spesialis project editing company profile, visual animasi dan digital imaging.
Produk-produk kami : VIDEOPRODUCTION & JASA DESAIN
Produk-produk kami : VIDEOPRODUCTION & JASA DESAIN
Proud Logo Designer at Logo Design Guru
TULISAN GADO-GADO
- Beranda
- Selayang Pandang
- DARI DAPUR MENUJU STUDIO
- MISTERI GIGITAN DI LOGO APPLE
- LEONARDO DA VINCI TERNYATA TELAH MERANCANG GOOGLE GLASS!
- TEKNOLOGI KOMUNIKASI
- APLIKASI TEKNOLOGI KOMUNIKASI BARU
- TEKNOLOGI KOMUNIKASI MUTAKHIR
- SKYPE SEBAGAI TEKNOLOGI KOMUNIKASI MASA DEPAN
- PENGALAMAN PERTAMA DENGAN SI APPLE GIGIT
- RESENSI NOVEL PADANG BULAN
Blog Archive
Labels
Labels
Popular Posts
-
BUMPER : KABAR SRIWIJAYA MALAM ( SRIWIJAYA TV )
-
DEDICATED TO # PRAY FOR INDONESIA " PENGAKUAN " BLITZ BAND Cipt : TAUFIQ XADUPA Music by : KRISNA EX. ADABAND VOCAL ...
-
Mencoba untuk belajar lebih baik agar bisa membuat sesuatu yang unik dan menarik, hmmm... walaupun berat tantangannya. Tidak tertutup kemun...
-
Sekilas Danau Ranau Danau ranau adalah obyek wisata yang terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten OKU. Tempat wis...
-
Bumper : Music 15 Online Dur : 13 " To : SRIWIJAYA TV Nyobain Konsep Gini Ahhh ........ Creat 4 Okt 09 Butuh waktu bu...
-
Bumper: Kabar Mudik Sriwijaya TV Dur : 12 " create : 13 Sept 09 finish : 13 Sept 09 Sambil Ngabuburit di kantor, nyari2 ide ....
-
Wahyudigitalproduction, Profesional video editor, animation dan graphic design. Spesialis project editing company profile, visual an...
-
Grafis by : W.WAHYUDI Klien : SriwijayaTV Palembang Project grafis dan motion -nya di kerjakan sendiri dengan konsep sendiri, sehingga hasil...
May 7, 2011
February 18, 2011
OBJEK WISATA DANAU RANAU
Sekilas Danau Ranau
Danau ranau adalah obyek wisata yang terletak di perbatasan Kabupaten Lampung Barat dan Kabupaten OKU. Tempat wisata yang terletak di wilayah Lampung Barat terletak di Desa Lombok yang telah dibangun daerah wisata terpadu yang meliputi Hotel, tempat penangkaran rusa dan lain - lain. Selain itu rumah penduduk juga akan dijadikan tempat menginap untuk para wisatawan, sehingga mereka bisa merasakan tinggal di rumah panggung.
Menurut penduduk yang ada disekitar danau terdapat banyak kisah yang menceritakan asal usul terjadinya danau ranau, dan salah satunya yang saya tulis dibawah ini.
Asal Danau Ranau Meskipun secara teori ilmiah diyakini danau ini terjadi akibat gempa tektonik, seperti Danau Toba di Sumatera Utara dan Danau Maninjau di Sumbar, sebagian besar masyarakat sekitar masih percaya danau ini berasal dari pohon ara. Konon, di tengah daerah yang kini menjadi danau itu tumbuh pohon ara yang sangat besar berwarna hitam. Konon saat itu, masyarakat yang berasal dari berbagai daerah seperti Ogan, Krui, Libahhaji, Muaradua, Komering, berkumpul di sekeliling pohon. Mereka mendapat kabar jika ingin mendapatkan air, harus menebang pohon ara tersebut. Masyarakat dari berbagai daerah itu pun berkumpul dengan membawa makanan seperti sagon, kerak nasi, dan makanan lainnya. Persis saat akan menebang pohon, masyarakat kebingungan bagaimana cara memotongnya. Ketika itulah muncul burung di puncak pohon yang mengatakan untuk memotong pohon, mereka harus membuat alat yang bentuknya mirip kaki manusia. Mereka pun akhirnya membuat alat menggunakan batu yang gagangnya dari kayu. Akhirnya pohon ara pun tumbang. Lalu dari lubang bekas pohon ara itu keluar air dan akhirnya meluas hingga membentuk danau. Sementara pohon ara yang melintang kemudian membentuk Gunung Seminung. Karena marah, jin yang tinggal di Gunung Pesagi meludah hingga membuat air panas di dekat Danau Ranau. Sedangkan serpihan batu dan tanah akibat tumbangnya pohon ara menjadi bukit yang ada di sekeliling danau Di samping itu, masih di sisi Danau Ranau, tepatnya di Pekon Sukabanjar, berseberangan dengan Lombok, terdapat kuburan yang diyakini masyarakat sebagai makam Si Pahit Lidah dan Si Mata Empat. Makam keduanya terletak di kebun warga Sukabanjar bernama Maimunah. Untuk menuju ke lokasi, selain naik perahu motor dari Lombok, bisa juga dengan berkendaraan. Menurut juru kunci kuburan, H Haskia, di sini terdapat dua buah batu besar. Satu batu telungkup yang diyakini sebagai makamnya Si Pahit Lidah dan satu batu berdiri sebagai makamnya Si Mata Empat. Si Pahit Lidah yang oleh masyarakat disebut sebagai Serunting Sakti berasal dari Kerajaan Majapahit. Karena dianggap nakal, oleh raja, Si Pahit Lidah yang bernama asli Raden Sukma Jati ini diusir ke Sumatera. Akhirnya, dia pun menetap di Bengkulu, Pagaralam, dan Lampung. Si Pahit Lidah memiliki kelebihan, yakni setiap apa yang dikemukakannya terkabul menjadi batu. Akibatnya, Si Mata Empat yang berasal dari India mencarinya hingga bertemu di Lampung, tepatnya di Way Mengaku. Di Way Mengaku keduanya saling mengaku nama. Lalu, keduanya beradu ketangguhan. Salah satu yang dilakukan adalah memakan buah yang bentuknya seperti aren. Ternyata buah aren itu pantangan bagi Si Pahit Lidah. Karena makan akhirnya dia tewas. Sementara itu, Si Mata Empat yang mendengar kabar lidah Si Pahit Lidah beracun tidak percaya dan mencoba menjilatnya. Akhirnya, dia pun tewas. Peristiwanya, menurut penuturan H Haskia, terjadi di Pulau Pisang. Lalu, kuburannya ditemukan di pinggir Danau Ranau.
Label:
My production
Subscribe to:
Posts (Atom)